Loading...

Bailey, Anjing Pelacak Khusus Satwa Liar

16:57 WIB | Wednesday, 28-February-2018 | Karantina, Non Komoditi | Penulis : Tiara Dianing Tyas

Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani, Mulyanto menyambut baik kehadiran Bailey, anjing jenis Cocker spaniel asal Belanda yang diperuntukan  perangi perdagangan satwa liar.

 

Jajaran karantina pertanian di 52 unit kerja di seluruh Indonesia tidak hanya melakukan tindakan karantina terhadap satwa liar, namun juga mendukung penegakan hukum (gakkum) terhadap pelaku.

 

“Gakkum terhadap perdagangan dan penyelundupan satwa liar dilakukan  bekerja sama dengan Kepolisian RI dan BKSDA Kementerian  Lingkungan Hidup dan kehutanan,” jelas Mulyanto saat menghadiri peluncuran perdana anjing pelacak khusus satwa liar yang diselenggarakan oleh Jakarta Animal Aid Network (JAAN) di Erasmus Huis, Kedutaan Besar Belanda, Jakarta, Rabu (28/2). 

 

Bailey datang dari Scent Imprint for Dogs, pusat pelatihan anjing K9 yang berpusat di Belanda. Bailey datang pada 20 Februari 2018 telah melewati proses pemeriksaan di Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta dan dinyatakan sehat.

 

JAAN bersama instansi terkait telah melakukan uji coba Bailey dengan patroli bersama di Lampung dan Tanjung Priok dengan hasil yang sangat baik. Beberapa modus penyelundupan satwa liar berhasil ditunjukkan Bailey kepada petugas.

 

Duta Besar Belanda, HE Rob Swartbol mengapresiasi inisiasi dari JAAN, organisasi masyarakat non profit yang peduli terhadap antisipasi perdagangan satwa liar.

 

“Brazil, Kongo dan Indonesia adalah 3 negara dengan keragaman hayati terbesar di dunia. Ini bukan milik penduduk di 3 negara saja, tapi ini adalah _our heritage_, milik dunia yang harus di jaga bersama,” katanya.

 

Selanjutnya, Bailey sang anjing bertubuh mungil  telah diserahterimakan kepada Bareskrim, Kepolisian Republik Indonesia akan beroperasi diberbagai wilayah rawan penyelundupan satwa liar di antaranya pelabuhan penyeberangan Bakauheni, bandar udara Soekarno Hatta dan akan terus dikembangkan di wilayah lainnya. Tia/Ira

Editor : Pimpinan Redaksi

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162